8 Kesalahan Saat Gadai BPKB Mobil di Bank

8 Kesalahan Saat Gadai BPKB Mobil di Bank

Hutang memang sudah menjadi kebutuhan manusia modern atau lebih tepatnya merupakan bagian dari gaya hidup masa kini. Tanpa hutang rasanya di era modern ini seolah semuanya terasa serba sulit, apalagi dengan semakin meningkatnya gaya hidup yang dinamis dan cepat berubah. Belum lagi banjir tawaran produk kredit yang kian mudah menghampiri kita di era digital ini. Kalau kita tidak pandai-pandai mengatur keuangan, pada akhirnya kita sendiri yang tertimpa tangga dan bisa saja masuk ke dalam jurang utang yang tidak pernah habis.

Ada banyak cara berutang dengan varian produk yang kian lengkap. Untuk kalangan menengah ke bawah, model gadai BPKB sangat populer karena praktis dan mudah dalam mendapatkan pinjaman dana.

Jeli Memilih Tempat Gadai BPKB

Yang perlu menjadi perhatian Anda adalah sekarang ini banyak perusahaan dadakan yang menawarkan pinjaman dengan segala kemudahan, namun dibalik itu mereka menerapkan bunga yang tinggi kepada nasabahnya. Ini bisa Anda buktikan dengan banyaknya promosi yang terkadang juga tidak masuk akal. Di tengah-tengah persaingan tersebut, pada akhirnya yang menjadi korban adalah para konsumen atau nasabah. Sekarang bukan hanya Pegadaian yang bisa dijadikan sebagai tempat untuk menggadaikan surat-surat ataupun barang berharga. Banyak rentenir dan oknum-oknum yang memanfaatkan kondisi seperti ini untuk meraup keuntungan. Parahnya, konsumen juga sering terkecoh dengan apa yang mereka tawarkan, sehingga hal ini hanya akan menguntungkan pemodal-pemodal besar, dan secara tidak langsung juga merugikan negara maupun rakyat.

Lantas, apakah menggadaikan BPKB di bank itu bisa dibilang aman dan sesederhana sesuai dengan apa yang kita pikirkan? Tak jarang bagi yang awam masih saja banyak kita jumpai kesalahan atau persepsi yang keliru tentang model pinjaman ini.

Untuk menghindari beberapa kesalahan dalam menggadaikan BPKB di Bank, berikut beberapa kesalahan yang sering dilakukan ketika menggadaikan BPKB di bank:

1. Pentingnya Survei Untuk Nasabah

Lakukan Survey

Lakukan Survei via amazonaws.com

 

Konsumen atau calon nasabah pada umumnya akan lebih senang jika tidak ada survei ketika menggadaikan BPKB di bank. Dengan tidak adanya survei maka Anda harus lebih waspada mengingat sebenarnya bisnis peminjaman uang itu memiliki risiko yang sangat tinggi. Jika Anda adalah nasabah yang pandai, lalu menemukan bahwa surveyor tidak melakukan survei pada mobil anda, maka Anda hendaknya menanyakan dan memperjelas hal ini. Kenapa itu bisa terjadi?

Jika Anda mendapati surveyor yang tidak melakukan prosedur survei, dapat dipastikan surveyor tersebut memiliki masalah dengan bank di mana dia bekerja. Ketika surveyor itu bermasalah maka ada kemungkinan dia bisa melakukan penyelewengan, dan suatu saat nanti ketika ada masalah Anda juga yang akan dirugikan.

2. Promo Pencairan Dana Hingga 90%

Pencairan Dana

Jangan sampai Anda terkecoh dengan bahasa promosi. Semua orang di dunia juga tahu bahwa bahasa promosi itu tidak ada yang jelek, dan pasti mengungkapkan sesuatu yang membuat orang tergoda. Sebenarnya memang ada pihak bank yang benar-benar melakukan pencairan dana hingga 90% akan tetapi kondisi tersebut sangat terbatas yang biasanya terkait dengan tenor, kondisi fisik mobil, domisili nasabah dan lain sebagainya. Terlepas dari itu, sebenarnya hanya sedikit sekali bank yang mencairkan dana dengan jaminan BPKB mobil hingga 90% apalagi 100%.

3. Meminjam Bukan Berdasarkan Kebutuhan

Pinjaman

Pinjaman via amazonaws.com

 

Poin ini merupakan kesalahan umum yang masih saja sering terjadi. Seringkali orang menggadaikan BPKB mobil di luar kebutuhannya. Artinya begini, misalkan Anda butuh uang hanya Rp50 juta dan pihak bank menyatakan bahwa BPKB mobil Anda bisa untuk mencairkan dana sampai Rp100 juta. Disini banyak orang yang tergiur dengan kondisi tersebut. Dimana kerugiannya? Tentunya Anda akan mempunyai hutang yang semakin banyak yang berupa bunga dari pinjaman tersebut.

Oleh karena itu, batasi sesuai dengan kebutuhan. Selalu Anda ingat bahwa masih banyak jalan selain hutang untuk bisa mendapatkan sesuatu dan yang paling bijak adalah dengan menabung.

4. Menyerahkan Jaminan BPKB Saat Survei

Jaminan BPKB

Jaminan BPKB Saat survei via photobucket.com

 

Kesalahan fatal selanjutnya adalah menyerahkan jaminan BPKB pada saat survei. Untuk orang yang benar-benar awam mengenai prosedur menggadaikan BPKB, maka sudah sepatutnya untuk mencermati hal ini. Ada aturan bahwa calon nasabah hanya bisa menyerahkan BPKB ketika permohonan sudah disetujui. Tunggu dulu untuk disetujui dan ikuti prosedur bagaimana cara menyerahkan BPKB ke bank secara resmi.

5. Menggadaikan Fisik Mobil dan Bukan BPKB

Menggadaikan Fisik Mobil

Menggadaikan Fisik Mobil via smithdebnamlaw.com

Khusus untuk poin ini Anda harus lebih berhati-hati kepada bank di mana Anda menggadaikan fisik mobil. Sebenarnya menggadaikan fisik mobil juga sudah menjadi hal umum dan biasa dilakukan oleh masyarakat. Yang perlu diwaspadai disini adalah bagaimana kredibilitas bank tersebut, apakah mempunyai fasilitas untuk merawat mobil Anda termasuk kondisi tempat parkir dan lain sebagainya. Jangan sampai nanti ketika Anda mengambil mobil setelah melunasi utang, mobil Anda lecet-lecet ataupun mengalami kerusakan.

6. Jebakan Bunga yang Rendah

Jebakan Rumah Rendah

Jebakan Bunga Rendah via staticflickr.com

Ini salah satu bagian dari bahasa promosi. Percayalah tidak ada bank yang mau merugi. Mereka hanya menerapkan strategi-strategi untuk menarik minat konsumen. Teliti dan pelajari seandainya Anda memutuskan untuk menetapkan pilihan kepada bank yang menawarkan bunga rendah atau tanpa bunga sama sekali. Hal yang perlu Anda teliti adalah biaya administrasi, fidusia, asuransi, dan lain sebagainya, di mana itu biasanya lebih besar dari pada biaya bunga sewajarnya.

7. Mobil Mewah Belum Tentu Mempunyai Nilai Resale yang Tinggi

Nilai Jual

Nilai Jual Kembali Sebuah Mobil via thecarbuyingservice.co.uk

Anda memiliki mobil mewah dan ingin menggadaikan BPKB mobil tersebut di bank?  perlu Anda ingat adalah nilai resale mobil tersebut. Apakah mobil mewah Anda itu memiliki nilai resale tinggi dan memiliki pasaran yang bagus atau hanya terbatas saja. Jangan kaget meskipun Anda memiliki mobil mewah namun tidak laku purna jual di pasaran, hal ini akan menyulitkan pihak bank untuk menjual kembali mobil tersebut. Meskipun mobil mewah, mungkin Anda bisa saja menerima pencairan dana yang jumlahnya tidak seperti yang Anda bayangkan.

8. Layanan Gadai BPKB Online

Layanan BPKB Online

Layanan Online via onlinecollege.org

 

Semakin maraknya bank atau leasing pinjaman online, ini tentunya membawa konsekuensi tersendiri yang patut Anda pertanyakan di sini adalah kredibilitas bank tersebut. Apakah bank itu cukup terkenal? Karena nantinya prosedur penyerahan BPKB pasti akan dilakukan melalui pihak ketiga yaitu jasa pengiriman. Apakah Anda yakin BPKB Anda akan aman? Silahkan Anda pelajari secermat mungkin.

 

Bagi anda yang ingin mengajukan pinjaman dana dengan jaminan bpkb mobil / motor/ Truk atau ingin mengajukan pembiayaan mobil/motor bekas, Silahkan hubungi marketing officer kami berikut ini untuk keterangan secara detail.

Pelayanan Seluruh Wilayah Indonesia

Contact Person : Rico ( Marketing Officer)

Telp / Wa : 0813 – 1984 – 0878

gadai bpkb motor,gadai bpkb mobil,gadai bpkb motor di bank,gadai bpkb mobil di pegadaian,gadai bpkb mot
Please follow and like us: